Husin Rayesh Mallaleng

Making a difference to the lives of people

PROFIL UPT MATERIA MEDIKA BATU

UPT Materia Medika Batu merupakan Sentra Tanaman Obat (STO) milik Pemerintah Jawa Timur dan dibawah wewenang Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur.

Tanaman obat yang tersedia di sana sebanyak 300 macam dari 800 macam tanaman obat yang ada. Dari 300 tanaman obat yang ada, terdapat beberapa produk unggulan, di antaranya teh mint untuk membantu menghilangkan penyakit pernafasan selain ISPA, instant daun seribun untuk mencerdaskan otak, pegagan untuk obat anti nyeri, serta daun semanggi untuk mencegah osteoporosis. Semua tanaman obat tersebut sudah ditanam di tiga lokasi yang disediakan, antara lain pertama yang ada di Jl Lahor 87 Desa Pesanggrahan Kecamatan Batu seluas 2,25 Ha, kedua di belakang RS Paru Batu seluas satu hektar, ketiga di daerah Kejayan  Pasuruan.

 Tujuan STO UPT MATERIA MEDIKA

STO tersebut bertujuan untuk :

  1. Tujuan Umum :
    Membangun STO  dalam skala regional dan sebagai alat dan sarana untuk memperkenalkan dan menggalakkan budi daya serta penggunaan tanaman obat asli Indonesia untuk tujuan pemeliharaan kesehatan dan peningkatan perekonomian masyarakat.

 Tujuan Khusus :
Membangun sarana untuk percontohan dan penelitian tanaman obat asli Indonesia, menyediakan sarana pendidikan dan pelatihan di bidang obat bahan alam serta pengembangan wisata TOGA

 

Fungsi STO UPT MATERIA MEDIKA

Pembangunan Sentra Tanaman Obat UPT MATERIA MEDIKA  dirancang untuk dapat berfungsi sebagai :

  1. Museum dan etalase tanaman obat Indonesia, seperti tanaman obat yang hampir punah atau langka, tanaman obat yang telah dilakukan penelitian secara ilmiah terbukti khasiatnya
  2. Sarana untuk melakukan applied research seperti penelitian budidaya tanaman obat baik secara in-situ atau ex-situ sehingga dapat menghasilkan tanaman obat dengan mutu, khasiat dan keamanan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, penelitian budidaya tanaman obat yang terbukti kemanfaatannya dan tanaman obat tersebut mempunyai nilai ekonomi yang tinggi,
  3. Tempat dan alat untuk melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan di bidang obat bahan alam seperti pelatihan budi daya tanaman obat bagi calon pelatih di Daerah, produsen/petani tanaman obat dan pihak lain yang berminat, pelatihan teknologi ekstraksi, meracik, dan sebagainya,
  4. Sarana dan alat dalam rangka untuk memperkenalkan, memotivasi dan menumbuhkan minat di kalangan pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum, sehingga pada tahap selanjutnya yang bersangkutan dapat ikut secara proaktif melakukan budidaya dan pemanfaatan tanaman obat Indonesia,
  5. Penyediaan informasi mengenai tanaman obat
  6. Sarana promosi dan wisata TOGA Indonesia

 

Jam Berkunjung :

Senin-Jumat  : 08.00-15.30

Sabtu-Minggu: Dengan Perjanjian

Hubungi       : Kantor UPT Materia Medika : (0341) 593396

Juni 18, 2009 - Posted by | Uncategorized

1 Komentar »

  1. Yth, Pak Husin
    Selamat untuk pak Husin yang aktif telah menulis lagi di blog , memang sudah waktunya bapak untuk “Turun Gunung” setelah beberapa beberapa lama bertapa, siapa lagi pejabat yang berani berkomentar , beranalisis, mampu mengulas suatu masalah di bidang farmasi dan RS khususnya dan masalah kesehatan umumnya yang perlu kajian lebih dalam. Efek TULISAN BAPAK di dunia maya sangat luar biasa seperti bola salju yang mengelinding tidak terkirakan,siapa pun kapanpun dimanapun orang bisa baca , lain jika nulis surat pembaca di Koran besokknya orang cara koran tgl tersebut sudah tidak ada dan cari di internet kadang jika lewat tgl juga tidak bisa ditelusuri lagi, orang akan lupa, menulis artikel di Koran orang pun hanya sepintas selanjutnya lupa jika tidak sering, atau frekunsi nya hanya satu dua, tapi jika blog, mailing list wah orang selalu dengan mudah mendapatkannya.(kasus prita yang bapak tulis, saya juga baca di kompas tgl 8 juni)
    Saya menunggu tulisan tulisan bapak terutama tentang balai materia medica batuapa saja yang bisa “dijual ” disana he hehehe

    Beberapa ide Bapak waktu di OT Kos dulu mandeg, penerusnya belum bisa optimal, apalagi membuat inovasi baru jauh Pak, sayang sekali, sampel-sampel OT hanya masuk kardus kotak besar disimpan di gudang, ide ide brilyan Bpk, menguap begitu saja, gak ada yang mampu melanjutkan sayang pak …….

    Komentar oleh ari | Juni 21, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: