Husin Rayesh Mallaleng

Making a difference to the lives of people

Jawapos : Angka BKO Jamu di Jatim 2008 Menurun Drastis

SURABAYA, 10 September 2008- Tahun ini ada penurunan jumlah sampel jamu berbahaya yang mengandung bahan kimia obat (BKO) yang ditemukan petugas Dinkes Jatim. Jika pada 2007 sebanyak 50 persen jamu mengandung BKO, tahun ini hanya 16 persen.

“Walau menurun, kami akan terus melakukan sampling jamu untuk mengetahui seberapa banyak jamu ber-BKO yang masih beredar di pasaran,” kata Husin Rayesh Malalleng Apt MKes, kepala Seksi Obat Tradisional dan Kosmetik Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim.

Berdasar data, Januari-Agustus, petugas mengumpulkan 100 sampel jamu dari toko obat atau distributor di 20 kabupaten/kota. Semua sampel jamu tersebut dibawa ke Fakultas Farmasi Unair untuk diperiksa. Ternyata, hanya 16 jamu yang ditemukan masih mengandung BKO.

Sementara itu, tahun lalu Dinkes mengambil sampel 200 jamu. Setelah diperiksa, separo lebih mengandung BKO. Di antaranya, fenilbutason (mengatasi pegal linu), antalgin (penghilang rasa sakit), parasetamol (penurun panas), diazepam (obat penenang), dan sildenafil sitrat (untuk disfungsi ereksi). Jamu yang ber-BKO, antara lain, jamu pegal linu, pelangsing, dan kuat lelaki.

Husin mengatakan, ada beberapa penyebab penurunan jumlah jamu ber-BKO itu. Di antaranya, banyaknya razia jamu palsu atau berbahaya yang dilakukan kepolisian, BB POM (Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan), serta dinkes. ”Setelah dirazia, industri yang memproduksi jamu ber-BKO itu kan dilarang berproduksi lagi,” katanya. (ai/ayi)

September 12, 2008 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: