Husin Rayesh Mallaleng

Making a difference to the lives of people

SEREMONIAL KONYOL EKSEKUSI MATI SUMIARSIH DAN SUGENG

Surabaya 16 Juli 2008

Melihat foto harian Surya hari ini, rasanya hati kita teriris. Bukan pada perbuatan masa lalu korban, tapi metode eksekusi yang harus dijalani para korban. Apakah eksekusi hukuman mati ini harus disiapkan 24 orang penembak ulung, didampingi ketua eksekutor(kajari) dan komandan regu dan disaksikan oleh sekitar 9 orang pejabat. Apa seperti itu proyapnya? kayak ceremonial aja! Lihat Gambar !

Rasanya negara ini tak pantas menampilkan demonstrasi semacam ini pada rakyatnya, juga koran nasional semacam SURYA. Apa perlu detail semacam ini? Miris kita akan ” budaya” mempertontonkan eksekusi hukuman mati. Ini bukan tontonan hiburan, tapi menyangkut “NYAWA” yang dicabut oleh algojo dan akan disaksikan oleh pejabat yang mestinya sudah tak harus hadir lagi di tempat eksekusi! cukup regu tembakyang beranggotakan sekitar 5 orang, 1 dokter yang memeriksa apakah yangbersangkutan masih hidup atau tidak dan dari pihak kejaksaan saja. Ini kok jadi tontonan massal? Ironis ya?

Lihat berita lengkap pada http://www.surya.co.id

Juli 16, 2008 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: