Husin Rayesh Mallaleng

Making a difference to the lives of people

Jawab Buat Bu/Mbak Anita nun jauh di sana

Jamu “Brand Indonesia” merupakan prakarsa orang-orang non DEPKES, tapi didukung para pemerhati jamu di tanah air yang “prihatin” dan tertarik untuk mempertahankan nama “jamu” sebagai budaya bangsa. oleh sebab itu dalam pertemuan tersebut dibuat deklarasi bersama bahwa “JAMU” adalah “produk” Asli bangsa dan nenek moyang Indonesia, bukan bangsa lain. Puncak dari itu besok padi tgl 27 Mei 2008 di Bogor akan ada pertemuan nasional tentang hal ini. Silahkan hadir bila berminat.

Mengenai Kualitas Jamu Indonesia sendiri tidak perlu diragukan,karena sudah merupakan warisan turun temurun dan terbukti khasiatnya, sebagai contoh jamu sari rapet, habis bersalin, anti sellulit, banyak dicari wanita barat karena di negara asal mereka tidak ada “jamu” seperti kita.

Saat ini penggunaan herbal dalam pengobatan komplementer
dan alternatif di Indonesia semakin populer, terutama
sejak Indonesia dilanda krisis ekonomi yang berkepanjangan sekitar tahun 1997. Selain itu, bukti-bukti empiris dan dukungan ilmiah yang semakin banyak terhadap khasiat herbal menyebabkan herbal semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Saat ini herbal dalam bentuk jamu banyak digunakan
oleh masyarakat untuk pencegahan dan pengobatan berbagai penyakit, termasuk penyakit-penyakit berat, seperti kanker, diabetes mellitus, jantung, hipertensi, stroke, hepatitis, dan AIDS.

Wass. Husin Apt

Mei 26, 2008 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: