Husin Rayesh Mallaleng

Making a difference to the lives of people

SIAPA PEJABAT BARU KADINKES PROPINSI JATIM?

Surabaya, 10 Nop 2008

Pertanyaan berikut siapa pejabat baru pengganti bapk Kadinkes Prop Jatim setelah bapak dr. Iwan M Moelyono hijrah ke Jakarta?

Pertanyaan menggelitik ini terpaksa dikeluarkan menjelang hasil pilkada yang akan diumumkan besok pagi tanggal 11 Nopember 2008.

Banyak hal bisa terjadi pasca pilkada tersebut:

Beberapa calon calon pengganti yang siap dipromosikan menurut catatan penulis sbb:

  1. dr. Guntur Wanarto MS (Sekarang menjabat Wakadinkes)
  2. dr. Dodo MPH (Wakil Direktur RSU Soedono)
  3. DR. Slamet Riadi,MTDH,MARS (Direktur RSU Soetomo)
  4. dr. Heru Heriadi MPH (eks Direktur RSU Bangkalan dan sekarang Ketua ARSADA Jatim)
  5. dr. Budi Rahayu, MPH ( KaSubdin P2P Dinkes Prop)
  6. dr. Herlin M.Kes ( KaSubdin Yankes Dinkes Prop)

Terpilihnya satu di antara mereka tergantung siapa pemenang pilkada besok, bu Khofifah atau Pak Karwo.

Walaupun demikian kami dari arus bawah ( gross root) mengharapkan mereka yang terpilih adalah terbaik dari yang terbaik dan mampu memimpin institusi Dinas Kesehatan Jawa Timur menjadi suatu organisasi yang maju, profesional dan terkemuka umumnya di Indonesia dan khususnya di Indonesia timur. Menjadi pusat rujukan bidang kesehatan di wilayah timur ! Siapapun orangnya!

Oleh sebab itu mereka yang terpilih nantinya hendaknya adalah mereka yang memenuhi beberapa kriteria berikut :

  1. Memiliki integritas baik dan dedikasi tinggi pada pekerjaannya
  2. Memiliki leadership kuat di dalam memimpin SDM Kesehatan terbanyak di Jatim setelah DIKNAS
  3. Memiliki skills managerial tinggi dalam mengelola bidang kesehatan
  4. Memiliki  kemampuan inter personal relationship skill baik internal dan ekternal termasuk wartawan, kepolisian, birokrat sekitarnya
  5. Memiliki kemampuan bahasa asing cukup untuk komunikasi aktif maupun pasip
  6. Memiliki kemampuan problem  solving dalam bidang kesehatan termasuk masalah kefarmasian baik obat, obat tradisional, PKRT, NAPZA karena bidang ini banyak bersentuhan dengan para pengusaha, organisasi profesi  baik GP Jamu,GP Farmasi, ISFI dan Industri Farmasi, Makanan Minuman serta penyelundup dan pembuat obat palsu yang nota bene tidak akan mampu ditangani BPOM sendirian. Karena tampaknya setelah era Pak Soetarto, tampaknya bidang ini kurang mendapat perhatian dari pemimpin setelahnya.
  7. Memprioritaskan program dari pada proyek pengadaan ( Proyek selalu jadi sumber Masalah di Dinkes!)
  8. Memilih pejabat di bawahnya atas dasar kompetensi, kemampuan manajerial dan akademik yang tinggi serta telah teruji di bidangnya bukan karena instan, titipan, like dan dislike, atau satu golongan, satu daerah, atau karena kedekatan. Ingat bahwa Dinkes Prop adalah milik rakyat Bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai agama, suku dan golongan) dan harus menggambarkan kebhinekaikaan Indonesia!
  9. Berpikir dan bekerja untuk melayani BUKAN untuk dilayani!
  10. Mampu meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan bekerja karyawan Dinkes Prop!

Demikian gambaran kriteria arus bawah yang diharapkan dari salah satu pemimpin yang akan datang, semoga terwujud dan terlaksana.

Wassalam

Penulis

About these ads

November 10, 2008 - Posted by | Uncategorized

1 Komentar »

  1. Dear Aini

    Aku mohon pamit ya, aku udah Di Materia Medika, Batu sekarang.
    Tapi aku akan terus menulis sesuai kebutuhan publik, termasuk artikel hari ini

    Kutunggu di Batu ya kalau sempat mampir ya?

    wssalam

    Komentar oleh Husin Rayesh Mallaleng | Januari 23, 2009 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: